{"id":1147,"date":"2026-09-20T00:16:27","date_gmt":"2026-09-20T00:16:27","guid":{"rendered":"https:\/\/ritoks.com\/?p=1147"},"modified":"2026-10-04T06:58:19","modified_gmt":"2026-10-04T06:58:19","slug":"type-2-ac-surge-protective-device-selection-guide","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ritoks.com\/id\/type-2-ac-surge-protective-device-selection-guide\/","title":{"rendered":"Panduan Pemilihan Alat Pelindung Lonjakan Arus Listrik Tipe 2"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Memilih perangkat pelindung lonjakan arus AC Tipe 2 tidak hanya sekadar mencocokkan satu nilai arus pelepasan. Sistem AC, topologi sambungan, tegangan operasi kontinu maksimum, nilai arus pelepasan, tingkat perlindungan tegangan, persyaratan perlindungan hulu, dan dokumentasi resmi pabrikan harus selalu dikaitkan dengan satu model atau catatan seri yang telah terverifikasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Panduan ini menyusun masukan-masukan tersebut untuk keperluan pengadaan dan persiapan permintaan penawaran (RFQ). Panduan ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan desain kelistrikan, penilaian risiko, petunjuk pemasangan, atau tabel koordinasi produsen.<\/p>\n\n\n\n<figure data-spectra-id=\"spectra-fd3907d2-d404-49ff-b086-9aaadf0259d4\" class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" height=\"1254\" width=\"1254\" src=\"https:\/\/ritoks.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/gsp10-c40n-type-2-ac-surge-protective-device.jpg\" alt=\"Perangkat pelindung lonjakan arus AC Tipe 2 GSP10-C40N\" class=\"wp-image-1046\" srcset=\"https:\/\/ritoks.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/gsp10-c40n-type-2-ac-surge-protective-device.jpg 1254w, https:\/\/ritoks.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/gsp10-c40n-type-2-ac-surge-protective-device-300x300.jpg 300w, https:\/\/ritoks.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/gsp10-c40n-type-2-ac-surge-protective-device-100x100.jpg 100w, https:\/\/ritoks.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/gsp10-c40n-type-2-ac-surge-protective-device-600x600.jpg 600w, https:\/\/ritoks.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/gsp10-c40n-type-2-ac-surge-protective-device-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/ritoks.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/gsp10-c40n-type-2-ac-surge-protective-device-150x150.jpg 150w, https:\/\/ritoks.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/gsp10-c40n-type-2-ac-surge-protective-device-768x768.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1254px) 100vw, 1254px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Panduan Singkat Pemilihan SPD AC Tipe 2<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Panduan resmi dari produsen menganggap tipe SPD, konfigurasi sistem, Uc, In, Imax, dan Up sebagai kriteria pemilihan yang terpisah. Panduan tersebut <a href=\"https:\/\/www.se.com\/be\/en\/faqs\/FAQ000248459\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Panduan Pemilihan SPD dari Schneider Electric<\/a> dan dokumentasi instalasi listriknya mendukung kerangka kerja umum ini. Peringkat produk tersebut bukanlah data produk RITOKS.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><thead><tr><th>Kolom pemilihan<\/th><th>Hal-hal yang perlu diverifikasi<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>Klasifikasi SPD<\/td><td>Gunakan kata-kata yang secara eksplisit mencantumkan \u201cTipe 2\u201d sesuai dengan catatan pabrikan yang tepat. Jangan menyimpulkan label kelas lain.<\/td><\/tr>\n<tr><td>Sistem AC dan topologi<\/td><td>Tentukan skema distribusi serta topologi tiang atau jalur proteksi yang diperlukan.<\/td><\/tr>\n<tr><td>Uc<\/td><td>Periksa opsi tegangan operasi kontinu maksimum pada tabel produk yang bersangkutan.<\/td><\/tr>\n<tr><td>Di<\/td><td>Sertakan arus pengosongan nominal beserta bentuk gelombangnya pada catatan model yang tepat.<\/td><\/tr>\n<tr><td>Imax<\/td><td>Pastikan arus pengosongan maksimum dipisahkan dari In.<\/td><\/tr>\n<tr><td>Atas<\/td><td>Pastikan tingkat perlindungan tegangan untuk nilai Uc, mode, dan topologi yang dipilih, jika berlaku.<\/td><\/tr>\n<tr><td>Perlindungan hulu<\/td><td>Gunakanlah hanya tabel resmi dari produsen atau dokumen pemasangan yang tepat untuk mengetahui persyaratan pemutus arus atau sekring.<\/td><\/tr>\n<tr><td>Dokumentasi<\/td><td>Minta lembar data yang lengkap, informasi topologi, petunjuk pemasangan, dan sertifikat yang diperlukan.<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<figure data-spectra-id=\"spectra-622c9ef2-0ea0-4b20-b9cb-404ef8881011\" class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" height=\"1500\" width=\"1200\" src=\"https:\/\/ritoks.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/rc002-type2-ac-spd-selection-workflow.png\" alt=\"Alur kerja pemilihan SPD AC Tipe 2, mulai dari topologi sistem hingga dokumentasi yang lengkap dan permintaan penawaran (RFQ)\" class=\"wp-image-1141\" srcset=\"https:\/\/ritoks.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/rc002-type2-ac-spd-selection-workflow.png 1200w, https:\/\/ritoks.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/rc002-type2-ac-spd-selection-workflow-600x750.png 600w, https:\/\/ritoks.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/rc002-type2-ac-spd-selection-workflow-240x300.png 240w, https:\/\/ritoks.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/rc002-type2-ac-spd-selection-workflow-819x1024.png 819w, https:\/\/ritoks.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/rc002-type2-ac-spd-selection-workflow-768x960.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Gunakan urutan ini untuk mengatur persyaratan SPD AC Tipe 2. Ini adalah alur kerja pengadaan, bukan alat pemilihan otomatis; input yang tidak pasti harus dicocokkan dengan lembar spesifikasi yang tepat atau dikonfirmasi dengan pemasok.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">1. Memastikan Cakupan Tipe 2 dan Aplikasi AC<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gunakan klasifikasi yang ditetapkan oleh sumber resmi dari produsen. Tipe 2 tidak boleh diperluas menjadi Kelas II yang tidak didukung, Tipe 1+2, atau label lainnya. Referensi teknis umum menjelaskan perangkat Tipe 2 dalam konteks distribusi dan perlindungan peralatan, namun penempatan yang tepat serta arsitektur perlindungan tetap bergantung pada instalasi dan peraturan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pisahkan SPD AC dan DC. SPD PV DC memiliki pertimbangan sistem, polaritas, dan tegangan yang berbeda, serta tidak dapat melengkapi data yang kurang pada produk AC.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">2. Menentukan Sistem AC dan Topologi Sambungan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebutkan apakah proyek tersebut berfase tunggal atau tiga fase, serta tentukan jenis konduktor yang diperlukan dan susunan jalur proteksi. Jumlah tiang atau foto umum saja tidak cukup untuk menentukan topologi. Gunakan diagram resmi dari pabrikan atau label topologi yang tepat, kemudian pastikan pemasangan akhir diperiksa kesesuaiannya dengan dokumentasi sistem yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yang telah diterbitkan <a href=\"https:\/\/ritoks.com\/id\/products\/gsp10-c40n-type-2-ac-surge-protective-device\/\">GSP10-C40N SPD AC Tipe 2<\/a> menjelaskan empat label konfigurasi keluarga: 2P, 1+NPE, 4P, dan 3+NPE. Label-label ini berfungsi untuk membantu proses penyaringan konfigurasi; label-label ini bukanlah petunjuk pemasangan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">3. Pilih dan Verifikasi Tegangan Operasi Kontinu Maksimum, Uc<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Uc adalah tegangan maksimum yang dapat diterapkan secara terus-menerus pada SPD dalam kondisi yang tercantum dalam dokumentasi. Nilai ini tidak boleh dianggap sebagai label tegangan nominal sistem. Catat sistem yang sebenarnya dan mode penghubungannya, lalu pilih opsi Uc dari tabel pabrikan yang tepat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">GSP10-C40N menawarkan opsi tegangan AC Uc sebesar 275 V, 320 V, dan 385 V. Artikel ini tidak secara otomatis menyesuaikan opsi-opsi tersebut dengan tegangan proyek; pembeli harus memastikan opsi yang tepat untuk sistem yang bersangkutan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">4. Pisahkan In dan Imax<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\"In\" adalah nilai arus pengosongan nominal, sedangkan \"Imax\" adalah nilai arus pengosongan maksimum. Keduanya menjawab pertanyaan yang berbeda dan harus tetap dikaitkan dengan bentuk gelombang serta sumber yang disebutkan. Angka yang tampak lebih besar tidak dapat menggantikan bidang yang lain.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk GSP10-C40N, catatan produk yang telah diverifikasi mencantumkan nilai 20 kA dan Imax 40 kA, keduanya dengan bentuk gelombang 8\/20 mikrodetik. Nilai-nilai tersebut berlaku khusus untuk catatan keluarga produk ini dan tidak boleh disalin ke sufiks GEYA lain atau SPD yang tidak terkait.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">5. Memeriksa Tingkat Perlindungan Tegangan, Naik<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kolom \"Up\" menjelaskan tingkat perlindungan tegangan berdasarkan kondisi pengujian yang terdokumentasi. Pastikan untuk memverifikasi nilai tersebut sesuai dengan nilai Uc dan jalur perlindungan yang dipilih, alih-alih mencantumkan satu angka yang berlaku untuk seluruh seri tanpa konteks.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Catatan GSP10-C40N mencantumkan nilai L-N Up sebesar 1,5 kV untuk opsi Uc 275 V dan 320 V, serta 1,8 kV untuk opsi 385 V. Nilai N-PE terpisah didokumentasikan di mana jalur perlindungan tersebut berlaku. Nilai-nilai ini tetap berlaku sesuai model dan topologi.<\/p>\n\n\n\n<figure data-spectra-id=\"spectra-c426b441-eb0c-4b4a-8887-1d72d61ead42\" class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" height=\"1300\" width=\"1200\" src=\"https:\/\/ritoks.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/rc002-spd-parameter-map.png\" alt=\"Peta parameter SPD arus bolak-balik (AC) Tipe 2 yang membedakan antara Uc, In, Imax, dan Up\" class=\"wp-image-1142\" srcset=\"https:\/\/ritoks.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/rc002-spd-parameter-map.png 1200w, https:\/\/ritoks.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/rc002-spd-parameter-map-600x650.png 600w, https:\/\/ritoks.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/rc002-spd-parameter-map-277x300.png 277w, https:\/\/ritoks.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/rc002-spd-parameter-map-945x1024.png 945w, https:\/\/ritoks.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/rc002-spd-parameter-map-768x832.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Setiap kolom menjawab pertanyaan pemilihan yang berbeda. Nilai-nilai dari varian, revisi, atau arsitektur produk AC\/DC yang berbeda tidak boleh digabungkan.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">6. Perlakuan Perlindungan Hulu sebagai Tahap Pembuktian yang Terpisah<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebuah SPD mungkin memerlukan sekring atau pemutus arus hulu yang terkoordinasi, namun jenis dan nilai peringkat perangkat tersebut tidak dapat disimpulkan hanya berdasarkan nilai Imax, foto produk, atau katalog terkait. Gunakan dokumen pemasangan resmi dari pabrikan serta perkiraan kondisi hubung singkat di titik pemasangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yang terkait <a href=\"https:\/\/ritoks.com\/id\/products\/gycm8-thermal-magnetic-molded-case-circuit-breakers\/\">Pemutus arus kotak cetakan GYCM8<\/a> merupakan kelompok perlindungan yang berdekatan, bukan pasangan perlindungan cadangan GSP10-C40N yang tercatat.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Contoh SPD AC Tipe 2 RITOKS yang Telah Dipublikasikan<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><thead><tr><th>Kolom yang dipublikasikan<\/th><th>Bukti GSP10-C40N<\/th><th>Penggunaan seleksi<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>Klasifikasi<\/td><td>Tipe 2<\/td><td>Gunakan hanya kalimat yang tegas.<\/td><\/tr>\n<tr><td>Uc<\/td><td>275 \/ 320 \/ 385 V AC<\/td><td>Pastikan opsi yang tepat untuk sistem tersebut.<\/td><\/tr>\n<tr><td>Di<\/td><td>20 kA, 8\/20 mikrodetik<\/td><td>Simpan terpisah dari Imax.<\/td><\/tr>\n<tr><td>Imax<\/td><td>40 kA, 8\/20 mikrodetik<\/td><td>Jangan menganggapnya sebagai arus operasi yang berulang.<\/td><\/tr>\n<tr><td>Atas (Kiri-Kanan)<\/td><td>1,5 \/ 1,5 \/ 1,8 kV dengan opsi Uc<\/td><td>Pastikan pemetaan tetap utuh.<\/td><\/tr>\n<tr><td>Topologi<\/td><td>2P \/ 1+NPE \/ 4P \/ 3+NPE<\/td><td>Konfigurasi layar; mintalah dokumentasi yang lengkap.<\/td><\/tr>\n<tr><td>Pemasangan<\/td><td>Rel DIN 35 mm<\/td><td>Pastikan persyaratan pelindung dan pemasangan secara terpisah.<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Telusuri <a href=\"https:\/\/ritoks.com\/id\/product-category\/ac-power-protection\/ac-surge-protective-devices\/\">Perangkat Pelindung Lonjakan Arus AC<\/a> kategori untuk keluarga yang saat ini telah diterbitkan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Informasi yang Harus Disertakan dalam RFQ SPD AC<\/h2>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Sistem AC dan susunan fasa<\/li><li>Topologi koneksi yang diperlukan<\/li><li>Tegangan sistem dan opsi Uc yang diusulkan<\/li><li>Bukti klasifikasi Tipe 2 yang diperlukan<\/li><li>Diperlukan dokumentasi In, Imax, dan bentuk gelombang<\/li><li>Mode Aktif dan mode perlindungan wajib<\/li><li>Informasi mengenai perlindungan terhadap kemungkinan terjadinya hubung singkat dan perlindungan hulu untuk ditinjau<\/li><li>Lokasi pemasangan, selungkup, dan konteks pemasangan<\/li><li>Lembar data, gambar teknis, sertifikat, dan dokumen pemasangan yang diperlukan<\/li><li>Jumlah dan tujuan<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Referensi Teknis<\/h2>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><a href=\"https:\/\/www.geya.net\/product\/gsp10-c40n-t2-surge-protection-device\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">GEYA \u2014 Perangkat Pelindung Lonjakan Arus Tipe 2 GSP10-C40N<\/a> \u2014 Mendukung identitas GSP10-C40N yang tepat, klasifikasi Tipe 2, serta bidang-bidang produk yang telah dipublikasikan sebagaimana digunakan dalam panduan ini.<\/li><li><a href=\"https:\/\/www.se.com\/be\/en\/faqs\/FAQ000248459\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Schneider Electric \u2014 Panduan Pemilihan Alat Pelindung Lonjakan Arus<\/a> \u2014 Mendukung pengelompokan Tipe, Uc, In, Imax, dan Up sebagai karakteristik seleksi yang terpisah.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pertanyaan yang Sering Diajukan<\/h2>\n\n\n\n<details class=\"wp-block-details is-layout-flow wp-block-details-is-layout-flow\"><summary>Apakah Uc sama dengan tegangan nominal sistem?<\/summary><p class=\"wp-block-paragraph\">No. Uc adalah tegangan operasi kontinu maksimum SPD dalam kondisi yang tercantum dalam dokumentasi. Tegangan sistem proyek dan mode koneksi harus dievaluasi secara terpisah.<\/p><\/details>\n\n\n\n<details class=\"wp-block-details is-layout-flow wp-block-details-is-layout-flow\"><summary>Apakah \"In\" dan \"Imax\" bisa digunakan secara bergantian?<\/summary><p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak. \"In\" adalah nilai arus pengosongan nominal, sedangkan \"Imax\" adalah nilai arus pengosongan maksimum. Pastikan setiap nilai dikaitkan dengan bentuk gelombangnya masing-masing dan catatan resmi pabrikan yang tepat.<\/p><\/details>\n\n\n\n<details class=\"wp-block-details is-layout-flow wp-block-details-is-layout-flow\"><summary>Apakah SPD Tipe 2 memerlukan nilai Iimp?<\/summary><p class=\"wp-block-paragraph\">Panduan ini tidak mensyaratkan atau mencantumkan nilai Iimp untuk catatan GSP10-C40N Tipe 2 yang telah diverifikasi. Nilai Iimp yang tidak tercantum tidak dianggap sebagai nol.<\/p><\/details>\n\n\n\n<details class=\"wp-block-details is-layout-flow wp-block-details-is-layout-flow\"><summary>Apakah saya boleh menggunakan SPD PV arus searah (DC) di panel distribusi arus bolak-balik (AC)?<\/summary><p class=\"wp-block-paragraph\">Jangan menganggap SPD PV AC dan DC dapat digunakan secara bergantian. Gunakan perangkat dan dokumentasi yang dirancang khusus untuk arsitektur sistem yang bersangkutan.<\/p><\/details>\n\n\n\n<details class=\"wp-block-details is-layout-flow wp-block-details-is-layout-flow\"><summary>Apakah RITOKS dapat menentukan pemutus cadangan hanya berdasarkan nilai SPD saja?<\/summary><p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak. Perlindungan hulu memerlukan koordinasi yang tepat dengan produsen atau dokumentasi pemasangan, serta informasi mengenai arus pendek pada proyek tersebut.<\/p><\/details>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk konteks yang lebih luas mengenai DC saja, lihat <a href=\"https:\/\/ritoks.com\/id\/dc-protection-devices-explained\/\">Penjelasan Mengenai Perangkat Perlindungan DC<\/a>. Hal ini tidak menggantikan proses pemilihan SPD AC ini.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-group has-base-color has-contrast-background-color has-text-color has-background is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained\">\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Memastikan Persyaratan SPD AC Tipe 2<\/h2>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kirimkan kepada RITOKS informasi mengenai sistem AC, topologi, Uc, persyaratan arus pengosongan, persyaratan Up, konteks pemasangan, kebutuhan dokumentasi, dan jumlah unit untuk ditinjau dalam rangka penentuan seri produk yang tepat.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-buttons is-layout-flex wp-block-buttons-is-layout-flex\">\n<div class=\"wp-block-button\"><a class=\"wp-block-button__link wp-element-button\" href=\"https:\/\/ritoks.com\/id\/contact-us\/\">Hubungi RITOKS untuk mengajukan permintaan penawaran (RFQ)<\/a><\/div>\n<\/div>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pelajari cara menentukan perangkat pelindung lonjakan arus AC Tipe 2 berdasarkan topologi sistem, Uc, In, Imax, Up, dan dokumentasi resmi dari produsen.<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":1046,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"site-sidebar-layout":"no-sidebar","site-content-layout":"page-builder","ast-site-content-layout":"full-width-container","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"disabled","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"disabled","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"disabled","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ritoks_resource_detail_renderer":"viox","ritoks_resource_product_cat_term_id":0,"footnotes":""},"categories":[64],"tags":[],"class_list":["post-1147","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-circuit-protection"],"acf":[],"spectra_blocks_featured_image_url":{"thumbnail":{"url":"https:\/\/ritoks.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/gsp10-c40n-type-2-ac-surge-protective-device-150x150.jpg","width":150,"height":150},"medium":{"url":"https:\/\/ritoks.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/gsp10-c40n-type-2-ac-surge-protective-device-300x300.jpg","width":300,"height":300},"medium_large":{"url":"https:\/\/ritoks.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/gsp10-c40n-type-2-ac-surge-protective-device-768x768.jpg","width":768,"height":768},"large":{"url":"https:\/\/ritoks.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/gsp10-c40n-type-2-ac-surge-protective-device-1024x1024.jpg","width":1024,"height":1024},"full":{"url":"https:\/\/ritoks.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/gsp10-c40n-type-2-ac-surge-protective-device.jpg","width":1254,"height":1254}},"spectra_blocks_author_info":{"display_name":"RITOKS","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6d7d0fc73468198f994ab13ef6eb6558c53b6ed1ad86364d5165efe8bdf8eb4a?s=96&d=mm&r=g","author_link":"https:\/\/ritoks.com\/id\/author\/dazzlingwqbgmail-com\/","description":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ritoks.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1147","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ritoks.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ritoks.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ritoks.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ritoks.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1147"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/ritoks.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1147\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2171,"href":"https:\/\/ritoks.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1147\/revisions\/2171"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ritoks.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1046"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ritoks.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1147"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ritoks.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1147"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ritoks.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1147"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}